Senandika Dysphoria
Aku terbangun dalam sepi
Sendiri, di tempat yang terasa sunyi
Entah di mana hadirku ini
Terdampar di ruang kosong tanpa sisi
Berdiri menatap semesta
Hampa, hanya nestapa tanpa asa
Secercah harapan telah sirna
Menyisakan kegelapan yang amerta
Dunia, bagimu aku hanya bayang semu
Yang tak berarti dalam hidupmu
Hadirmu tak menginginkanku
Menatapku layaknya sebuah residu
Kupikir, aku hanya entitas tanpa makna
Yang menjalani hidup tanpa renjana
Tanpa bahagia, berteman dengan serana
Apakah ini adalah Anhedonia?
Aku bersandar pada diri sendiri
Menikmati hening dengan amorfati
Kugenggam aksara dalam jemari
Seraya lukiskan elegi kehampaan hati
Komentar
Posting Komentar